Bekas Winger Burnley Robbie Brady

Bekas winger Burnley Robbie Brady disokong pemain burnley untuk mendapati wujud awalnya oleh bos Republik Irlandia menjadi berita bola. Robbie Brady belum juga dengan cara resmi tanda-tangani kontrak dengan club baru semenjak launching Burnley.

Manager Republik Irlandia Stephen Kenny masih yakin Robbie Brady mempunyai beberapa hal untuk di jajakan sesudah mengulas masa datang bekas winger Burnley mendekati kwalifikasi Piala Dunia menantang Azerbaijan.

Keinginan Irlandia untuk bisa lolos mendapatkan pukulan berat di hari Rabu saat 2 gol terlambat dari Cristiano Ronaldo membuat mereka kalah kejam di Estadio Algarve.

Kenny masih menjaga kepercayaan penuh jika teamnya bisa mengubah minus tujuh point dari Serbia yang ada di urutan ke-2. Percaya jika barisan pemainnya sekarang ini bisa mencetak kemenangan saat Azerbaijan berkunjung Stadion Aviva di hari Sabtu.

Kunjungi Artikel Menarik Lainnya

Pratinjau Liverpool vs Burnley 21 Agustus 2021
Pratinjau Burnley vs Leeds United 29 Agustus 2021

Bekas Winger Burnley Robbie Brady

Berita Bola Terbaru Robbie Brady

Berita bola terbaru satu pribadi yang Kenny ingin ia punyai ialah Robbie Brady, yang sekarang ini tanpa club sesudah Burnley memutuskan untuk tidak mengupdate kontraknya pada musim panas.

Pemain berumur 29 tahun, yang belakangan ini dihubungkan dengan kepindahnya ke club kelas atas Turki Gaziantep FK. Barusan sembuh dari cidera Achilles yang menghancurkan bulan-bulan terakhir kalinya di Turf Moor. Berita terbaru burnley fc.

Lepas dari serentetan cidera yang batasi imbas Clarets-nya, Kenny bersikukuh Brady masih mempunyai beberapa hal untuk dijajakan dan menginginkan winger itu untuk tampil di tim Irlandia sepanjang laga internasional Oktober dan November.

“Saya fans berat Robbie Brady. Saya memandang ia tinggi sekali, “kata Kenny. “Ia sudah ada di semua regu saya tapi cuman alami cidera Achilles yang sudah ia pulihkan. Ia kembali latihan dan saya percaya kemungkinan Oktober lebih realitas untuknya, tanda-tangani kontrak dengan club dan melakukan perbaikan dan memperoleh pertandingan-pertandingan di bawah ikat pinggangnya.

“Ia masih muda dan ia mempunyai banyak sekali sepak bola yang masih ada dalam dianya. Ia benar-benar berpotensi.

“Cuman sekian tahun semenjak ia kemungkinan ialah pemain paling berpotensi kami di negara ini. Ia sanggup mendapati kembali beberapa wujud itu dan kami akan menyenanginya kembali ke scuad.”

Bekas Winger Burnley Robbie Brady

Bekas winger Burnley Robbie Brady siap-siap untuk cara mengagetkan saat winger itu tergabung dengan club baru
Pemain internasional Irlandia disampaikan nyaris berpindah ke Turki

Bekas Claret Robbie Brady disampaikan nyaris berpindah ke club kelas atas Turki Gaziantep FK.

Winger itu tidak mempunyai club semenjak tinggalkan Burnley di akhir musim dan sudah ada di negara aslinya Irlandia untuk membenahi kebugarannya.

Pemain berumur 29 tahun itu alami rangkaian cidera dalam 2 tahun terakhir kalinya di Turf Moor saat dia berusaha untuk membikin kesan-kesan di team khusus Sean Dyche.

Penelusuran Brady untuk club baru belum hasilkan penawaran apa saja di Inggris dan toko informasi Turki Asist Analiz memberikan laporan jika pemain internasional Irlandia itu sudah berjumpa dengan club Super Lig Gaziantep.

Club ini ada di posisi ke-2 terikuth klassemen tapi sudah ada di kelas atas sepanjang dua tahun akhir dan berbasiskan di barat daya negara tersebut, dekat tepian dengan Suriah.

Mereka usai ke-9 musim kemarin dan Brady bisa menjadi seperti penandatanganan tenda untuk segi yang membesarkan hati beberapa pemain sepak bola internasional.

Bila bekas Claret menuntaskan kepindahnya, itu akan sejajar dengan Aaron Lennon, saat ini kembali lagi ke Burnley, yang habiskan satu musim bersama Kayserispor di Turki sesudah launching Turf Moor di tahun 2020.

Lennon tergabung kembali dengan The Clarets panas musim ini dan lakukan kiprah ke-2 nya untuk club dalam kemenangan beradu penalti atas Newcastle United minggu kemarin.

Berita Bola Burnley

Berita bola Robbie Brady buka pintu keluar Burnley, rekor cidera dan apa yang terjadi seterusnya. Pemain sayap tinggalkan Turf Moor pada musim panas saat kontraknya usai. Robbie Brady percaya ia sudah menunjukkan dianya di Liga Premier saat ia menimbang cara seterusnya.

Winger tinggalkan Burnley fc pada musim panas saat kontraknya usai tapi menjelaskan ia bugar dan semangat untuk pergi saat ia cari club untuk musim baru.

Orang Irlandia itu menanggung derita cidera sepanjang paruh ke-2 dari mantra Clarets tapi menjelaskan ia ada seringkali dibanding tidak musim kemarin. Tetapi tidak dapat masuk ke XI opsi pertama Sean Dyche.

Kepergiannya dari Turf diharap tapi sudah tinggalkan kekosongan yang belum di isikan oleh Burnley. Saat mereka usaha untuk perkuat tim mereka saat sebelum akhir jendela transfer.

Brady melewati akhir musim dengan permasalahan tumit, yang ia ucapkan ia permainkan di awal 2021, dan pria Irlandia itu siap untuk melepas tag riskan cideranya.

“Kemungkinan ada pemahaman,” ucapnya, bicara ke Pemeriksa Irlandia.

“Beberapa orang kemungkinan tidak mengetahui jika saya ada untuk 80% laga Burnley musim kemarin. Rata-rata untuk mayoritas pemain, sampai cidera di bulan Maret.

“Saya mempunyai empat 1/2 tahun yang luar biasa di Burnley, maju ke Eropa untuk pertamanya kali dalam 50 tahun. Akan tetapi musim kemarin tidak ada beberapa peralihan dalam team.

“Itu untuk hasilkan irama, tapi memiliki arti susah untuk kembali bila Anda melewati laga.”

Pemain Burnley Robbie Brady

Pemain Bola Robbie Brady, yang mempunyai ketertarikan di luar negeri. Tetapi ingin pastikan cara seterusnya pas untuk keluarga mudanya dan tekad internasionalnya. Alami cidera Achilles pada 2018 saat dalam perform baik untuk Clarets dan profesi Turf-nya tak pernah sembuh seutuhnya.

Ia masih turut serta, memang ia mengawali 12 laga kelas atas musim kemarin, tapi ia akhiri musim di meja perawatan.

“Saat Anda menuntaskan musim dengan cidera, club bertanya apa Anda bugar,” sambungnya.

“Tetapi sesudah istirahat Achilles saya usai, selanjutnya jalani pemulihan saya dengan berenang dan naik sepeda. Saya kembali lagi ke lapangan di awal Juli menyiapkan musim seperti yang hendak saya kerjakan di club.

“Saya bebas dari cidera dan cukup bugar untuk mainkan laga. Hanya itu yang saya terlewat.

“Merasa sakit di tumit saya pertama kalinya di awali pada Januari sesudah saya menyepak tanah dalam laga Piala FA menantang MK Dons,” ucapnya.

“Itu menyebalkan, tapi saat penyekenan memperlihatkan catatan bukannya pecah, saya terus bermain tanpa 100%.

“Burnley berusaha menantang kemunduran, kami mempunyai kwalifikasi Piala Dunia mendatang di bulan Maret. Jadi walau ada pertanda peringatan, saya benar-benar ingin bermain. Dan saya turut serta dalam menolong kami memperoleh beberapa hasil baik.

“Saya sudah menunjukkan apa yang dapat saya kerjakan di tingkat Liga Premier. Dan yakin saya dapat semakin dari bertahan di dalam sana.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *